Angkat Isu Digitalisasi Manajemen Masjid, Founder inPUBLIKÃ Iin Prasetyo Jadi Wisudawan Terbaik S2 Ekonomi Syariah FEBI UIN SU Medan

Iin Prasetyo (kiri) founder inPUBLIKÃ saat penyerahan map ijazah oleh Dekan FEBI UIN SU Medan Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A (inPUBLIKA.com - ist)

inPUBLIKA.com | Founder inPUBLIKÃ Iin Prasetyo menjadi wisudawan terbaik S2 Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada Wisuda ke-89 UIN Sumatera Utara (UIN SU Medan), Sabtu (26/9/2026). 

Diketahui Iin Prasetyo dalam menyusun Tesisnya meneliti terkait manajemen masjid di Sumatera Utara dalam mengoptimalkan aset dan dana filantropi. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa di era digital saat ini masjid pun perlu beradaptasi dalam memaksimalkan peran dan fungsinya kepada umat lebih dari sekadar ibadah sholat.

Menurut penelitian tersebut penggunaan sistem informasi manajemen masjid seperti pencatatan akuntansi masjid dengan aplikasi, penyediaan informasi publik dengan akses website dan media sosial, penghimpunan dana filantropi dengan sistem digital mobile banking atau QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard/  penyedia transaksi dengan standar QR oleh Bank Indonesia) akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap manajemen masjid yang amanah. 

Menarik dibaca UMI by Zam Zam: Solusi Pemesanan Paket Umrah Praktis, Aman, dan Terpercaya Berbasis Aplikasi

Terlebih, di tengah kemajuan teknologi dan aksesibilitas saat ini, penggunaan website masjid menjadi penting untuk memperluas akses dakwah dan penghimpunan dana umat. 

Penggunaan website masjid telah diimplementasikan oleh masjid-masjid terkenal dengan himpunan dana yang sangat besar seperti Masjid Jogokariyan, Masjid Alfalah Sragen, Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid Raya Bintaro yang kesemuanya merupakan masjid yang berlokasi di daerah Jawa.

Sementara masjid-masjid di Sumatera Utara, menurut penelitian Iin Prasetyo perlu lebih peka terhadap pentingnya aksesibilitas misalnya dengan penggunaan sistem informasi website sehingga peran dan fungsi masjid lebih berdampak kepada masyarakat luas.

Seperti diketahui, Iin Prasetyo merupakan lulusan terbaik dari Program Magister (S2) Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI UIN SU Medan) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Pujian (cumlaude) yang mendapat penghargaan dari fakultas. 

Piagam penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Dekan FEBI UIN SU Medan, Prof. Dr. H.M. Syukri Albani Nasution dalam acara pembekalan persiapan memasuki dunia kerja wisudawan ke-89 di Hotel Madani Medan, Kamis (24/9/2026).

Menarik dibaca LPS Special Birthday Edition: in this Economy Generasi Muda tak hanya Butuh Edukasi Keuangan, Tapi...

Diketahui dalam acara tersebut, FEBI UIN SU Medan telah meluluskan sebanyak 376 wisudawan ke-89. Bagi Iin Prasetyo momen tersebut merupakan kali kedua ia mendapat penghargaan wisuda. Pertama pada wisuda sarjananya pada 2023, ia menjadi wisudawan berprestasi pada tingkat fakultas dan kedua ia kembali keluar sebagai lulusan terbaik di prodinya.

Iin Prasetyo (kanan) founder inPUBLIKÃ saat penyerahan piagam penghargaan wisudawan terbaik oleh Wakil Dekan I FEBI UIN SU Medan Ass Prof. Dr. Isnaini Harahap M.Ag (tengah) didampingi Sekretaris Jurusan S2 Eksya Dr. Rahmi Syahriza, S.Th.I, M.A (kiri) (inPUBLIKA.com - ist)

Pada wisuda ke-89 UIN SU Medan yang diselenggarakan Sabtu (26/9/2026) di Gelanggang Mahasiswa Gedung H.M Arsyad Thalib Lubis Jalan Sutomo, Iin Prasetyo telah resmi diwisuda oleh Rektor UIN SU Medan Prof. Dr. Nurhayati bersama wisudawan lainnya sebanyak 2.038 lulusan.

Daftar Artikel:



Rektor Prof Nurhayati berpesan kepada para wisudawan bahwa lulusan UIN SU Medan harus memiliki dampak positif melalui kontribusi nyata untuk umat. Sebagaimana harapan Rektor, Iin Prasetyo yang merupakan founder inPUBLIKÃ ini telah memberikan pelayanan terbaiknya bagi para klien yang memerlukan sarana akses digitalisasi, misalnya melalui pembentukan website personal maupun komunitas atau lembaga. 

Diharapkan inPUBLIKÃ dapat terus berkontribusi bagi penyediaan akses digitalisasi bagi masyarakat di tengah perkembangan teknologi saat ini.

0 Komentar